definisi prosa liris
Beberapa definisi prosa liris
Prosa liris ditulis dengan bahasa berirama, kalimatnya panjang-panjang tampak seakan-akan bertumpuk-tumpuk. Tetapi itu pulalah yang menyebabkan timbulnya rasa haru dikalangan pembaca. Dalam prosa liris seakan-akan dijumpai perpaduan antara prosa dan puisi. Cipta sastra berbentuk prosa liris banyak dijumpai dalam kesusastraan Minangkabau.
Prosa liris meliputi prosa liris lama dan prosa liris baru. Prosa liris lama adalah karya yang bersifat epis objektif, hanya bersifat tanpa dipengaruhi oleh keharusan perasaan pengarang dan mempunyai irama yang tetap menyerupai irama pantun. Umumnya dua-dua kata sekali ucap. Prosa liris lama meliputi: kaba, cerita, pelipur lara, pidato dalam berbagai upacara, kata-kata adat, pepatah dan mantra. Sedangkan prosa liris baru ini yang bersifat liris romantis, karena merupakan curahan rasa haru si pengarang dan mempunyai irama yang beraneka ragam, seirama dengan situasi pengarangnya.
Prosa liris ditulis dengan bahasa berirama, kalimatnya panjang-panjang tampak seakan-akan bertumpuk-tumpuk. Tetapi itu pulalah yang menyebabkan timbulnya rasa haru dikalangan pembaca. Dalam prosa liris seakan-akan dijumpai perpaduan antara prosa dan puisi. Cipta sastra berbentuk prosa liris banyak dijumpai dalam kesusastraan Minangkabau.
Prosa liris meliputi prosa liris lama dan prosa liris baru. Prosa liris lama adalah karya yang bersifat epis objektif, hanya bersifat tanpa dipengaruhi oleh keharusan perasaan pengarang dan mempunyai irama yang tetap menyerupai irama pantun. Umumnya dua-dua kata sekali ucap. Prosa liris lama meliputi: kaba, cerita, pelipur lara, pidato dalam berbagai upacara, kata-kata adat, pepatah dan mantra. Sedangkan prosa liris baru ini yang bersifat liris romantis, karena merupakan curahan rasa haru si pengarang dan mempunyai irama yang beraneka ragam, seirama dengan situasi pengarangnya.
Komentar
Posting Komentar