Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Cerpen

Andai Cerpen Karangan: J. Rasta Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi) , Cerpen Sastra Lolos moderasi pada: 7 March 2017 Di malam yang berakabut tebal, tubuhku terbujur kaku di atas kasur apak. Tidak ada lagi kehidupan yang bisa aku perjuangkan. Hanya lentera kecil di sudut kamar yang setiap kali mengingatkanku pada sebuah penyesalan, penyesalan yang mungkin tak terlupakan hingga ku di alam baka. Sahut marut celoteh keluarga dan kerabat yang biasa melebarkan sejengkal rasa gembira, kini pupus ditelan tuli kegelapan hati. Andai detik ini tak tertulis sebuah takdir di laul mahfud, akan kupinjam pena dari genggaman malaikat tak bersayap. Tintanya yang hitam berkilau bagai mutiara papua menetes kental di atas kertas kosong. kertas kosong yang terbang tak memiliki arah tujuan untuk berhenti di suatu tempat. Tubuhku semakin melemah karena penyakit yang tak jelas dari mana asal dan penyebabnya, hanya bisa menuding layaknya lalat hijau yang menebar penyakit di setiap lingkungan ya...

Genre Sastra

A.    Aliran Sastra Kata mazhab atau aliran berasal dari kata stroming (bahasa Belanda) yang mulai muncul di Indonesia pada zaman Pujangga Baru. Kata itu bermakna keyakinan yang dianut golongan-golongan pengarang yang sepaham, ditimbulkan karena menentang paham-paham lama (Hadimadja,1972:9). Dalam bahasa Inggris, terdapat dua kata yang maknanya sangat berkaitan dengan aliran, yaitu periods , age , school, generation dan movements . Aliran sastra pada dasarnya berupaya menggambarkan prinsip (pandangan hidup, politik, dll) yang dianut sastrawan dalam menghasilkan karya sastra. Dengan kata lain, aliran sangat erat hubungannya dengan sikap/jiwa pengarang dan objek yang dikemukakan dalam karangannya. Pada prinsipnya, aliran sastra dibedakan menjadi dua bagian besar, yakni (1) idealisme , dan (2) materialisme . Idealisme adalah aliran romantik yang bertolak dari cita-cita yang dianut oleh penulisnya. Menurut aliran ini, segala sesuatu yang t...

5 Fungsi Dasar dalam Sastra

5 Fungsi Dasar dalam Sastra Sastra Indonesia sebagai sebuah entitas penuh makna dalam dunia bahasa, tentu memiliki fungsi akan kehadirannya. Tidak mungkin, sebuah karya sastra disenandungkan tanpa adanya tujuan-tujuan tertentu dari si penulis. Dalam menyusun sebuah karya sastra, penulis pasti memiliki maksud dan tujuan yang kadang-kadang tidak dapat diartikan secara jelas. Itulah keindahan sastra. Setiap karya sastra pasti memiliki tujuannya masing-masing, dan tak jarang, tujuan itu berbeda. Ada satu karya sastra yang bertujuan A, sedang karya sastra lainnya bertujuan B. Hal itu wajar, mengingat khazanah bahasa dan ide manusia memang tak terbatas. Pertanyaannya adalah, mampukah kita merumuskannya secara sederhana? Pertanyaan di atas akan disambung dengan satu pertanyaan lagi, mengapa kita harus merumuskannya secara sederhana? Jawabannya adalah, dengan membuat rumusan tujuan atau fungsi karya sastra secara sederhana, para penulis pemula akan memiliki dasar yang ...

manfaat sastra

sastra? Pertanyaan-pertanyaan diatas wajar saja untuk dilontarkan oleh siapa saja, bahkan oleh seorang sastrawan. Melalui sastra, dalam hal ini membaca karya sastra, ada beberapa hal yang dapat kita ambil manfaatnya: 1) menambah pengetahuan, pengalaman dan wawasan tentang hidup dan kehidupan, 2) mengembangkan nilai-nilai estetika atau keindahan, 3) mengekspresikan nilai-nilai sejarah, politik, seni dan budaya, 4) menumbuhkan minat membaca, 5) mengembangkan fikiran logika dan perasaan, 6) mengasah intelektualitas, emosional dan spiritual, 7) memperluas cakrawala. Inti dari ketujuh pernyataan diatas ialah: “Sastra tidak berfungsi mencatat kehidupan sehari-hari, akan tetapi sastra lebih dari itu. Ia dapat menafsirkan kehidupan itu sendiri, memberi arti kehidupan agar tetap berharga dan bermartabat.” Khususnya di Indonesia, orang-orang sebenarnya menghargai keberadaan sastra dan sastrawan. Namun, penterjemahan kata menghargai perlu diperhatikan lebih lanjut. Menghargai di si...

Pengertian Teori Sastra

  Pengertian Teori Sastra dan Fungsi Sastra, Secara konseptual, dan Menurut Beberapa Ahli. Pengertian Teori Sastra Secara umum, yang dimaksud teori adalah suatu sistem ilmu atau pengetahuan sistematik yang menetapkan pola pengaturan hubungan antara gejala-gejala yang diamati. Teori berisi konsep/uraian tentang hukum-hukum untuk suatu objek ilmu pengetahuan dari suatu titik pandang tertentu. Pertama-tama yang diperlukan adalah bahwa istilah yang tepat untuk menyebut teori sastra, baik bahasa Indonesia atau Inggris, belum ditemukan. Akibatnya definisi mengenai hakikat, fungsi dan teori sastra tidak mudah dirumuskan. Bahkan istilah-istilah yang digunakan untuk menyebutkan konsep-konsep yang paling mendasar pun berbeda-beda. Antara teori dan ilmu sastra belum pada pembatasan yang jelas. Demikianlah pergelutan sastra menjadi ilmu menjadi hambatan-hambatan yang cukup banyak. Juga dalam hal konsep-konsep keilmuannya (Kuntara Wiryamartana, 1992). Menurut Wel...

Pengertian Novel Populer

Pengertian Novel Populer Pengertian Novel Populer Novel adalah sebuah karya karya fiksi yang tertulis dan naratif dan biasanya dalam bentuk cerita.   Penulis novel disebut novelis. Kata novel berasal dari bahasa Italia, yaitu novella yang berarti sebuah kisah, sepotong berita.Novel lebih pannjang setidaknya 40.000 kata dan lebih kompleks dari cerpen dan tidak dibatasi keterbatasan struktural dan metrikal sandiwara atau sajak. Umumnya sebuah novel bercerita tentang tokoh-tokoh dan kelakuan mereka dalam kehidupan sehari-hari, dengan menitikberatkan pada kehidupan yang aneh dari naratif tersebut. Novel dalam bahasa Indonesia dibedakan menjadi roman. Sebuah roman alur ceritanya lebih kompleks dan jumlah pemeran atau tokoh cerita juga lebih banyak. Dalam karya sastra Indonesia, novel berdasarkan ka...

FILM & SASTRA INDONESIA

FILM & SASTRA INDONESIA RAGAM FILM, RAGAM BUKU, RAGAM INDONESIA Waktu: Sabtu, 25 Maret 2017 Tempat: Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat Penyelanggara: Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Program “Film & Sastra” merupakan wadah untuk wacana-wacana terkait dunia perfilman dan kesusastraan kepada publik. Pemicunya adalah tren selama sepuluh tahun terakhir di layar perak tanah air, yang banyak diramaikan oleh film-film adaptasi novel. Berdasarkan studi "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Walaupun begitu bila kita melihat daftar film terlaris Indonesia, lima dari sepuluh merupakan adaptasi dari buku. Bahkan banyak produser film Indonesia yang mencari novel sastra modern atau klasik untuk difilmkan dengan harapan akan menarik penonton dan sering...

TOP 10 Karya Sastra Indonesia

TOP 10 Karya Sastra Indonesia TOP 10 Karya Sastra Indonesia Assalamualaikum..kali ini, ndu mengulas tentang top 10 sastra Indonesia. Ulasan ini berdasarkan tayangan METRO 10 pada hari Minggu tanggal 10 Maret 2009 lalu. Sebelumnya, karena ndu belum sepenuhnya mengetahui maupun membaca karya sastra dibawah ini secara keseluruhan, maka ndu tidak akan terlalu dalam menceritakan per kisahnya. Tapi, tetap dilengkapi gambar bukunya kok. n_n. Ok, here we go! (Sebelumnya kita mulai dari posisi yang paling bawah alias ke-10 kemudian berlanjut hingga posisi yang paling atas..) 10. Di posisi 10 terdapat Bumi Manusia karangan Pramoedya Ananta Toer. Melalui buku ini, di gambarkan bagaimana keadaan pemerintahan kolonialisme Belanda pada saat itu secara hidup. M enunjukan betapa pentingnya belajar. Dan, terdapat tokoh bernama Nyai Ontosoroh yang tidak bersekolah, tapi dapat menjadi seorang guru yang hebat bagi Minke , seorang pribumi pintar bersekolah di HBS (Sekolah Khusus...